Jumat, 09 April 2010

Upacara penurunan bendera di kapal TNI AL(pengalaman saya dan Agung menginap di kapal perang TNI AL)



Suatu saat nanti saya ingin seperti mereka,berjuang membela negara demi kesatuan dan keamanan NKRI. Mungkin banyak anak muda sekarang yang tidak berminat,tertarik bahkan memikirkan negaranya, mereka lebih mementingkan dirinya sendiri tanpa memiliki semangat nasionalisme. Kesadaran mereka untuk bangsa masih kurang.


Semangat saya untuk mencoba menjadi TNI/ABRI/Densus 88 dimulai dari panggilan jiwa saya ketika saya diajak oleh Ayahnya Agung"Seorang TNI AL" untuk menginap dan mengikuti aktivitas sehari2 mereka di atas kapal laut milik TNI AL. Walaupun mereka jauh dari keluarga mereka tetap bersemangat menjalani tugas untuk negara dengan disiplin.





Walaupun setiap hari harus berjuang dengan keras,berlatih bekerja dengan disiplin demi keamanan NKRI, mereka mempunyai sisi kehidupan lain,di dalam kesehariannya bekerja dengan disiplin menjaga keaman negara,mereka juga seperti satu keluarga satu sama lain,dimulai dari rasa kekeluargaan yang saya rasakan ketika kami makan bersama,melihat tv bersama,ngobrol,merka begitu bersahaja dan sangat nyaman untuk berbincang2, suasana begitu hangat seperti keluarga.




Saya dan Agung begitu bangga dan senang bisa merasakan aktivitas mereka walaupun hanya beberapa hari. dimulai dari awal kami sampai dikapal TNI AL,kami disambut ramah dengan anggota TNI AL disana,kami pun mendapat kesempatan untuk melihat semua isi kapal, ruangan - ruangannya dan semua perlengkapan yang ada di kapal tersebut. Kami merasakan begitu akrab satu kekeluargaan disaat kami mulai berkenalan dengan para anggota TNI AL ketika diruang makan.Mereka mengajak kami bercanda tawa,bercerita, mendengarkan dan masih banyak lagi yang membuat kami sangat senang berada disana.


Inilah tempat tidur kami selama di kapal TNI AL. Dalam satu kamar tidur diisi 8 orang anggota TNI.Dimana setiap tempat tidur sudah dilengkapi oleh barang2 mereka sendiri.Di kamar ini saya dan agung saling bercerita ,sharing tentang kehidupan kami. Suasana displin begitu terasa dari mulai sirine tanda bangun/jaga sampai setiap hari selalu dibersihkan semua ruangan oleh mereka. Di kamar mandi kapal ini tidak terdapat bilik pemisah/pintu sehingga mereka mandi dalam kebersamaan seperti yang saya rasakan dengan agung.




Di sore harinya kami melihat upacara penurunan bendera oleh anggota TNI AL yang bertugas menurunkan bendera merah putih dari tiangnya untuk dipasang kembali keesokan harinya. Disini komando upacara dipimpin melalui kapal TNI AL yang memegang kendali untuk memulai acara penurunan bendera.









Inilah foto2 kami selama menginap di kapal laut TNI AL pada saat siang dan sore hari di waktu kami memiliki waktu senggang.


Dan inilah foto waktu dimalam hari ketika kami melihat indahnya gemerlap lampu kapal di tanjung priok di tengah keheningan malam indahnya bintang dan sejuknya angin yang berhembus..Disini adalah moment yang paling berkesan ketika saya dan Agung saling mengucapkan keinginan ketika ada bintang jatuh sesuai harapan2 kami,kami juga saling bercerita didalam keheningan malam.


Karena kegiatan ini yang memperkenalkan saya akan aktivitas TNI AL, membuat saya semakin termotivasi untuk membela bangsa dan menjaga keutuhan NKRI ini.Saya sangat bangga dan cinta terhadap Negara Republik Indonesia.Saya akan berjuang untuk masuk menjadi anggota TNI/ABRI/KOPASSUS/Densus 88 yang berusaha menjaga negaranya sampai mati..Saya akan mengapdikan diri saya untuk negara ini..